Empat Peristiwa Besar Yang Selesai Dengan Cara Paling Sederhana, Fa Tawakkal ‘alallah

Peristiwa Besar Islam

kabarmuslimah.net – Peristiwa-peristiwa besar sering kali berakhir dengan cara yang paling sederhana dan tidak pernah terpikir sebelumnya. Allah Maha Menjadikan. Dia yang menciptakan sesuatu, Dia pula yang berkuasa menghentikan atau menyudahinya. Banyak manusia yang stress, panik, dan sedih secara berlebihan ketika mendapatkan cobaan atau musibah. Pun sebaliknya, banyak manusia merayakan kegembiraan secara berlebihan atas peristiwa yang menyenangkan.

Hendaknya segala sesuatu itu disikapi dengan sewajarnya. Bersedih dan bergembira dengan sewajarnya. Karena apa yang tampak besar di mata manusia, sangat kecil di hadapan Allah SWT. Allah menciptakan itu semua agar manusia bersyukur dan ingat kepadaNya. Bahwa jika Dia menghendaki, akan diciptakannya jalan keluar dari segala urusan dengan cara sesukaNya dan tidak disangka-sangka.

“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkannya (mencukupkan keperluannya).” (QS. Ath-Tholaq: 2-3)

Berikut ini adalah peristiwa-peristiwa dalam sejarah para anbiya wal mursalin yang selesai dengan cara yang paling sederhana.

1. Kekejaman Firaun membunuh setiap anak laki-laki.

Paradoks memang. Firaun bermimpi tentang seorang lelaki yang akan menggulingkan kekuasaannya. Sejak itu keluar perintah raja agar setiap bayi laki-laki yang baru lahir untuk dibunuh. Musibah bagi seluruh negeri, darah tumpah dimana-mana, diiringi tangisan sang ibu yang bayinya dibunuh oleh prajurit Firaun. Sementara yang sedang hamil berharap-harap cemas agar bayi yang kelak lahir adalah perempuan. Namun Allah Maha Kuasa. Tragedi yang seolah tidak tahu kapan akan berakhir ini anti klimaks. Istri Firaun, Asiah menemukan bayi laki-laki hanyut di sungai dan ingin merawatnya. Dan hati Firaun luluh, akhirnya bayi yang bernama Musa itu dirawat di istana oleh tangannya sendiri.

2. Fitnah kubro terhadap Nabi Yusuf, mencoba memperkosa istri raja.

Bayangkan saja peristiwa tersebut terjadi hari ini, ada seorang pembantu yang mencoba berbuat tidak senonoh terhadap istri Presiden. Menjadi isu nasional dan kehebohan di seantero negeri. Nabi Yusuf dijebloskan ke dalam penjara. Tentu bersama umpat dan caci maki yang diarahkan kepadanya atas perbuatan nista yang tak dilakukannya. Namun Allah Maha Berkehendak. Penyelesaian semua fitnah ini hanyalah dengan mimpi yang ditiupkan Allah ke dalam tidur sang raja. Dalam keresahannya akibat makna bunga tidur tersebut, Nabi Yusuf dibebaskan dan memimpin project antisipasi agar apa yang dilihat raja di dalam mimpi tidak terjadi.

3. Serangan Abrahah ke Ka’bah.

Seluruh penduduk Mekkah mengungsi manakala terdengar kabar Abrahah sang penakluk dengan pasukan gajahnya tengah bersiap untuk menyerang Ka’bah. Panik dan ketakutan membayangkan bangunan yang menjadi tempat ibadah sakral mereka selama ini akan dihancurkan. Mereka tak punya senjata untuk melawan, apalagi prajurit-prajurit gagah untuk berhadapan dengan serbuan gajah. Namun Abdul Muthallib sang penjaga Baitullah terlihat tenang, bahkan ia datangi Abrahah sambil berkata “Allah sendiri yang akan menjaganya”. Allah Maha Perkasa, para gajah dilawan dengan burung-burung kecil dan mereka semua binasa. Ka’bah tetap tegak tak goyah hingga akhir masa.

4. Boikot ekonomi terhadap Rasulullah SAW.

Tiga tahun lamanya Bani Hasyim dan Bani Abdil Muthallib diboikot secara ekonomi. Diputuskan hubungan, tidak boleh melakukan jual beli dan pernikahan. Tak ada makanan selain dedaunan. Perut pun diikat, anak-anak kelaparan, hingga tangis mereka terdengar dari balik lembah. “Mataa nasrullah? | Kapan pertolongan Allah?” tanya mereka kepada sang Nabi. Dan Allah adalah sebaik-baik Penolong. Taklimat boikot yang ditempel di dinding Ka’bah, yang selama tiga tahun menjadi ‘sumber hukum’ aksi boikot, hancur dimakan ulat. Menyisakan bagian awal “Bismikallahumma”.

[Ahmad Yasin]

Artikel ini bermanfaat? berbagilah dengan sahabat Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *